Apakah bayi makrosomia bisa dilahirkan secara normal?

Siapa yang belum tahu istilah makrosomia? Apa itu makrosomia? Apa penyebab bayi mengalami makrosomia? Mari simak penjelasan berikut ini ya!

Sumber : google

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kejadian makrosomia adalah :

1. Ibu mengalami Obesitas atau pun mengalami Diabetes atau bisa karena berat badan ibu hamil naik terlalu banyak

Obesitas bisa terjadi dari sebelum hamil ataupun selama hamil. Ini akan membuat pasokan gula dalam darah terlalu berlebihan, sehingga berakibat tubuh janin akan memproduksi lebih banyak insulin dan membuat ukuran badannya membesar.

2. Genetik

Riwayat keluarga antara ibu dan ayah yang lahir dengan berat badan berlebih memungkinkan anaknya mengalaminya kembali. Pola makan yang salah. Makan terlalu banyak selama masa kehamilan akan membuat kondisi bayi lebih besar dari bayi biasanya.

3. Melewati HPL (Hari Perkiraan Lahir).

Menurut Dr Christopher Chong, pakar kandungan ini menjelaskan bahwa masa kehamilan yang lebih lama dibandingkan pada kondisi umumnya akan membuat bayi lahir lebih besar.

4. Usia ibu hamil lebih dari 35 tahun

Sumber : google

Kehamilan dengan kondisi makrosomia membutuhkan kesiapan ekstra untuk menjalani persalinan secara normal. Hal yang perlu diperhatikan saat berencana melahirkan bayi makrosomia secara normal adalah:

1. Mengetahui ukuran bayi. Sebelum memilih melakukan persalinan secara normal, dokter akan mencoba melihat letak dan ukuran bayi terlebih dahulu sebelum melakukan persalinan.
2. Membutuhkan tenaga lebih untuk melakukan kontraksi. Mengingat bayi yang akan dilahirkan berukuran cukup besar, maka dibutuhkan ekstra kekuatan. Namun, ini juga akan dibantu dengan obat sebagai perangsang kontraksi.
Melihat jalur lahir.

Baca artikel kebidanan yang lainnya juga yuk

Dalam persalinan normal, area tulang pelvis harus dilihat terlebih dahulu. Dokter akan melihat kondisi panggul apakah bisa melahirkan bayi dengan ukuran yang besar. Apabila pelvis pernah mengalami cedera atau luka, maka biasanya persalinan akan lebih disarankan untuk melangsungkan kelahiran secara SC.

Namun sebaiknya harus tetap diperiksa terlebih dulu. Ini sebabnya betapa pentingnya pemeriksaan kehamilan. Sehingga kondisi dan keluhan ibu hamil dapat diketahui secara dini dan dilakukan penatalaksanaan selanjutnya.

Sebenarnya kasus makrosomia bisa dicegah. Bagaimana caranya?

1. Berusaha menjaga berat badan. Makan dalam jumlah sedikit tapi sering.
2. Selalu beraktivitas dan bergerak setiap harinya. Ibu hamil yang kurang bergerak akan mengalami penumpukan kalori, sehingga akan tersimpan menjadi tumpukan lemak. 3. Olahraga teratur untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar kalori berlebih.
4. Mengurangi makanan yang tidak bergizi dengan porsi besar termasuk camilan dan junk food.
5. Hal yang paling penting adalah selalu memeriksakan kehamilan secara teratur untuk memantau berat badan selama kehamilan.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Bidan, Bunda serta keluarga dimanapun berada.

Support Bidan Indonesia dengan Follow website bidanidn.com untuk notifikasi terupdate dan subscribe channel youtube Bidan Indonesia.

Diterbitkan oleh bidanidn

Support bidan Indonesia

%d blogger menyukai ini: