Apa Syarat Perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi) Bidan

Bu bidan dengan seabreg tugas laporan atau rutinitas dinas pagi, siang, malam terkadang ketinggalan informasi nih mengenai update info-info kebidanan. Nah, jangan khawatir kali ini kita sharing mengenai syarat perpanjangan STR Bidan.

Bagaimana cara mengajukan perpanjangan STR? Yakni dengan mengirimkan penilaian diri (portofolio) yang sudah diisi, dan melampirkan bukti fisik setiap kegiatan pengembangan keprofesian bidan yang telah diikuti serta persyaratan administrasi lainnya. Berikut ini syarat-syarat perpanjangan STR Bidan yang diajukan setiap 5 tahun sekali :

a. Fotocopy kartu anggota IBI yang masih berlaku
b. Fotocopy STR/SIB sebelumnya
c. Borang data Diri Pemohon (lihat dalam buku log)
d. Foto terbaru ukuran 4 x 6 berwarna latar merah sebanyak 7 lembar
e. Borang re-registrasi selama 5 tahun:

  1. Kinerja Kegiatan Praktik Profesi/Pelayanan Kebidanan (lihat buku
    log)
  2. Kinerja Pendidikan Berkelanjutan (lihat buku log)
  3. Kinerja Pengabdian Masyarakat/Profesi (lihat buku log)
  4. Kinerja Pengembangan Profesi (lihat buku log)
  5. Kinerja Publikasi Ilmiah (lihat buku log)

f. Bukti pembayaran biaya administrasi penghitungan SKP dan
penerbitan rekomendasi OP
g. Bukti pelunasan iuran anggota IBI

Nah, begitulah syarat-syarat untuk Bu Bidan yang STR nya tidak aktif tahun ini. Silahkan persiapkan persyaratannya ya Bu Bidan.

Salam Bidan Indonesia !

ALUR PERPANJANGAN STR (SURAT TANDA REGISTRASI) BIDAN

Bagaimana cara memperpanjang STR Bidan? Banyak nih, bu bidan yang bertanya-tanya tentang STR (Surat Tanda Registrasi) Bidan. Setiap tenaga kesehatan yang menjalankan praktik wajib memiliki STR. Nah, jadi bukan hanya bidan saja namun seluruh tenaga kesehatan. Hal ini tercantum dalam Permenkes 36/2014 tentang Tenaga Kesehatan Pasal 44.

Sebagai bidan Indonesia wajib memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) yang berlaku selama 5 tahun. Artinya setelah 5 tahun wajib memperpanjang atau dengan kata lain Re-Registrasi STR. Berikut ini akan dijelaskan secara rinci untuk memudahkan Bu Bidan di seluruh Indonesia untuk memahami alur perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi) :

A. Apa Syarat Perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi) Bidan

B. Bagaimana Cara Pengajuan STR (Surat Tanda Registrasi) Bidan

C. Bagaimana Penilaian dan Penghitungan SKP Bidan

Nah, itulah informasi mengenai perpanjangan STR. Jika ada pertanyaan atau pengalaman bu Bidan yang telah memperpanjang STR silahkan komentar di bawah ini. Semoga bermanfaat. Terima kasih …

Materi Webinar “Penguatan Kapasitas Praktik Mandiri Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi di Masa Covid-19” Rabu 18 Juni

Berikut adalah materi Webinar yang dapat di download dengan klik link tautan di bawah ini :

Materi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi pada Praktik Mandiri Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi pada Masa Pandemi Covid-19

https://bit.ly/2Yfnk20

Materi disampaikan oleh Prof. Dr. dr Hindra Irawan Satari, SpA(K), MTropPaed. Poin materi yang diberikan adalah mengenai

▪️Strategi PPI pada Masa Pandemi Covid-19

▪️Pertanyaan dan Jawaban terkait Covid-19 untuk masa kehamilan, persalinan dan menyusui

Materi Peran Praktik Mandiri Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi di Masa Covid-19

https://bit.ly/2V1ug0I

Materi disampaikan oleh Direktur Kesehatan Keluarga, dr. Erna Mulati, M. Sc, CMFM. Poin materi yang diberikan adalah mengenai :

▪️Analisis Situasi

▪️Kebijakan Kemenkes dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi pada Situasi Pandemi Covid-19

▪️Peran Praktik Mandiri Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi di Masa Covid-19

#kebidanan #webinarkebidanan #webinarbidan

Selamat datang di Situs bidanidn (Bidan Indonesia)

Situs bidanidn hadir untuk memberikan edukasi mengenai hal terkait Kebidanan, sharing ilmu kesehatan khususnya dalam bidang Kebidanan serta sebagai sarana diskusi Kebidanan untuk seluruh bidan di Indonesia. Seluruh Bidan Indonesia dapat memberikan informasi atau saran kritik bagi perkembangan situs bidanidn.