Bagaimana Penilaian dan Penghitungan SKP Bidan

Bu Bidan yang penasaran mengenai pengumpulan SKP, silahkan simak penjelasan di bawah ini. Jumlah SKP yang harus dipenuhi oleh Bu Bidan untuk mendapatkan Perpanjangan STR adalah minimal 25 SKP dalam 5 tahun. Pengajuan permohoan re-registrasi harus sudah dilakukan paling lambat 6 bulan sebelum masa berlaku STR habis. Kegiatan re-registrasi bidan dilakukan melalui proses pengumpulan bukti dokumen/sertifikat kompetensi (portofolio) dari perolehan SKP yang telah dikumpulkan selama 5 tahun.

Berikut ini terdapat rincian perolehan nilai SKP yang dibutuhkan sebagai berikut:

KETERANGAN:

  1. Nilai SKP yang harus diperoleh selama 5 tahun adalah 25 SKP atau 5 SKP/tahun.
  2. Nilai tanpa minimal yang dimaksud adalah komponen tersebut dapat kosong atau tidak diisi.
  3. Nilai minimal yang dimaksud pada tabel di atas adalah perolehan nilai SKP minimal yang harus
    dicapai oleh bidan.
  4. Nilai maksimal yang dimaksud pada tabel di atas adalah perolehan nilai SKP maksimal yang akan
    diperhitungkan

Demikian cara perolehan dan pengumpulan SKP Bidan. Semoga bermanfaat untuk keperluan Bu Bidan. Terima kasih semoga bermanfaat.

Bagaimana Cara Pengajuan STR (Surat Tanda Registrasi) Bidan

Seringkali Bu Bidan banyak yang bingung mengenai tata cara bagaimana memperpanjang STR Bidan. Mari simak secara detail cara pengajuan STR Bidan agar memudahkan Bu Bidan memahaminya.

  1. Bidan mengisi boring portofolio (buku log). Memulai pengajuan Perpanjangan STR ke Pengurus Ranting
  2. Setalah itu, pengurus ranting IBI melakukan verifikasi keabsahan data dan bukti fisik, dan melanjutkan permohonan ke PC IBI
  3. PC IBI menilai kecukupan SKP dan bukti pendukung. Nah ada 2 kemungkinan di bawah ini :
  • Jika tidak sesuai, PC IBI memberikan feedback ke Pengurus Ranting agar Bidan yang bersangkutan memenuhi kekurangannya
  • Jika sesuai, PC IBI mengusulkan surat permohonan rekomendasi perpanjangan STR ke PD IBI dengan melampirkan :
    Hasil Penilaian Pencapaian Nilai SKP
     Rekapan data pemohon
     Bukti transfer biaya administrasi perpanjangan STR

4. Setelah sesuai kemudian PD IBI memberikan rekomendasi untuk perpanjangan STR

5. PD IBI mengusulkan perpanjangan STR ke MTKP dengan tembusan ke PP IBI dengan melampirkan berkas berikut ini. Lampiran untuk

  • MTKP:
    • Fotocopy STR lama
    • Rekomendasi dari PD IBI untuk perpanjangan STR
    • Resume hasil penilaian dan catatan khusus tim penilai
  • PP IBI:
    • Tembusan permohonan perpanjangan STR
    • Bukti transfer sesuai rekapan

6. MTKI menerbitkan STR dan menyerahkan ke MTKP

7. MTKP mengusulkan perpanjangan STR ke MTKI

8. PD IBI menerima STR dari MTKP. Kemudian PD IBI mengirimkan STR ke PC untuk
diserahkan ke Pengurus Ranting agar didistribusikan kepada bidan yang bersangkutan

Demikian tata cara proses perpanjangan STR Bidan, salah satu alur re-registrasi Bidan. Semoga bermanfaat ya Bu Bidan. Silahkan berikan komentar atau tanggapan dan tambahan mengenai postingan ini. Jangan lupa follow ya Bu Bidan untuk membantu support blog ini semakin berkembang. Terima kasih.

Apa Syarat Perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi) Bidan

Bu bidan dengan seabreg tugas laporan atau rutinitas dinas pagi, siang, malam terkadang ketinggalan informasi nih mengenai update info-info kebidanan. Nah, jangan khawatir kali ini kita sharing mengenai syarat perpanjangan STR Bidan.

Bagaimana cara mengajukan perpanjangan STR? Yakni dengan mengirimkan penilaian diri (portofolio) yang sudah diisi, dan melampirkan bukti fisik setiap kegiatan pengembangan keprofesian bidan yang telah diikuti serta persyaratan administrasi lainnya. Berikut ini syarat-syarat perpanjangan STR Bidan yang diajukan setiap 5 tahun sekali :

a. Fotocopy kartu anggota IBI yang masih berlaku
b. Fotocopy STR/SIB sebelumnya
c. Borang data Diri Pemohon (lihat dalam buku log)
d. Foto terbaru ukuran 4 x 6 berwarna latar merah sebanyak 7 lembar
e. Borang re-registrasi selama 5 tahun:

  1. Kinerja Kegiatan Praktik Profesi/Pelayanan Kebidanan (lihat buku
    log)
  2. Kinerja Pendidikan Berkelanjutan (lihat buku log)
  3. Kinerja Pengabdian Masyarakat/Profesi (lihat buku log)
  4. Kinerja Pengembangan Profesi (lihat buku log)
  5. Kinerja Publikasi Ilmiah (lihat buku log)

f. Bukti pembayaran biaya administrasi penghitungan SKP dan
penerbitan rekomendasi OP
g. Bukti pelunasan iuran anggota IBI

Nah, begitulah syarat-syarat untuk Bu Bidan yang STR nya tidak aktif tahun ini. Silahkan persiapkan persyaratannya ya Bu Bidan.

Salam Bidan Indonesia !

ALUR PERPANJANGAN STR (SURAT TANDA REGISTRASI) BIDAN

Bagaimana cara memperpanjang STR Bidan? Banyak nih, bu bidan yang bertanya-tanya tentang STR (Surat Tanda Registrasi) Bidan. Setiap tenaga kesehatan yang menjalankan praktik wajib memiliki STR. Nah, jadi bukan hanya bidan saja namun seluruh tenaga kesehatan. Hal ini tercantum dalam Permenkes 36/2014 tentang Tenaga Kesehatan Pasal 44.

Sebagai bidan Indonesia wajib memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) yang berlaku selama 5 tahun. Artinya setelah 5 tahun wajib memperpanjang atau dengan kata lain Re-Registrasi STR. Berikut ini akan dijelaskan secara rinci untuk memudahkan Bu Bidan di seluruh Indonesia untuk memahami alur perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi) :

A. Apa Syarat Perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi) Bidan

B. Bagaimana Cara Pengajuan STR (Surat Tanda Registrasi) Bidan

C. Bagaimana Penilaian dan Penghitungan SKP Bidan

Nah, itulah informasi mengenai perpanjangan STR. Jika ada pertanyaan atau pengalaman bu Bidan yang telah memperpanjang STR silahkan komentar di bawah ini. Semoga bermanfaat. Terima kasih …

Materi Webinar “Penguatan Kapasitas Praktik Mandiri Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi di Masa Covid-19” Rabu 18 Juni

Berikut adalah materi Webinar yang dapat di download dengan klik link tautan di bawah ini :

Materi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi pada Praktik Mandiri Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi pada Masa Pandemi Covid-19

https://bit.ly/2Yfnk20

Materi disampaikan oleh Prof. Dr. dr Hindra Irawan Satari, SpA(K), MTropPaed. Poin materi yang diberikan adalah mengenai

▪️Strategi PPI pada Masa Pandemi Covid-19

▪️Pertanyaan dan Jawaban terkait Covid-19 untuk masa kehamilan, persalinan dan menyusui

Materi Peran Praktik Mandiri Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi di Masa Covid-19

https://bit.ly/2V1ug0I

Materi disampaikan oleh Direktur Kesehatan Keluarga, dr. Erna Mulati, M. Sc, CMFM. Poin materi yang diberikan adalah mengenai :

▪️Analisis Situasi

▪️Kebijakan Kemenkes dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi pada Situasi Pandemi Covid-19

▪️Peran Praktik Mandiri Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi di Masa Covid-19

#kebidanan #webinarkebidanan #webinarbidan

Selamat datang di Situs bidanidn (Bidan Indonesia)

Situs bidanidn hadir untuk memberikan edukasi mengenai hal terkait Kebidanan, sharing ilmu kesehatan khususnya dalam bidang Kebidanan serta sebagai sarana diskusi Kebidanan untuk seluruh bidan di Indonesia. Seluruh Bidan Indonesia dapat memberikan informasi atau saran kritik bagi perkembangan situs bidanidn.